UU PORNOGRAFI

Pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar

bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya

melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum,

yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan

dalam masyarakat.

Pasal 2

Pengaturan pornografi berasaskan Ketuhanan Yang Maha Esa, penghormatan terhadap

harkat dan martabat kemanusiaan, kebinekaan, kepastian hukum, nondiskriminasi, dan

perlindungan terhadap warga negara

saya setuju dengan pasal 2 di mana dalam pasal ini pengaturan pornografi berasakan pada ketuhanan yang maha Esa, penghormatan terhadap harkat dan martabat kemanusiaan,kebinekaan,kepastian hukum,nondiskriminasi,dan perlindungan terhadap warga negara karena saya merasa pasal ini sangat memperhatikan masyarakat.

ITE

Teknologi Informasi adalah suatu teknik untuk mengumpulkan, menyiapkan, menyimpan,

memproses, mengumumkan, menganalisis, dan/atau menyebarkan informasi

dalam pasal

Pasal 9

Pelaku usaha yang menawarkan produk melalui Sistem Elektronik harus menyediakan

informasi yang lengkap dan benar berkaitan dengan syarat kontrak, produsen, dan produk

yang ditawarkan.

Pasal ini sangatlah penting untuk di berlakukan dengan baik karna jika  perusahaan anda menawarkan produk haruslah melengkapi informasi yang lengkap dan benar supaya seseorang yang tertarik dengan produk anda akan lebih mudah untuk bergabung dengan anda